Jangan kau hiraukan pagi datang melanda
Yang merayap perlahan merasuki ragamu
Biarkan saja cahanya memasuki sudut rumah
Relakan dinginnya yang kelam menyelimutimu
Karena kau sudah tak peduli
Lelahmu yang semalam masih membalutmu mesra
Penatmu yang tak kunjung hilang, membelaimu mesra di setiap detiknya
Apakah masih harus bagimu untuk peduli
Jika kau tak tahu
Pagi ini kau masih bisa beranjak lagi
Menjejaki dunia
Mencari sepotong lauk
Untuk makan nanti malam
Tidak ada komentar:
Posting Komentar