Kamis, 23 Juni 2016

Sedikit Tentangmu

Ketika kau datang waktu itu
Kutatap matamu dengan penuh tanya
Apakah bidadari benar-benar ada?
Apakah akhirnya yang maha satu mengirimkan malaikatnya untuku?

Kuanggap waktu itu bukan mimpi
Kubukakan pintu hatiku lebar-lebar
Berharap kau menerima ku
Kuberikan segenap jiwa raga
Berharap kita bisa bersatu

Dan waktu itu,  kau katakan Ya

Apakah kau tahu rasanya hati yang terisi?
Hati yang jiwanya setiap hari didendangkan nada-nada indah
Hati yang raganya tak pernah bosan menyongsong esok
Hati yang berkata,  sudah cukup, aku tak ingin lebih lagi

Dirimu,  yang kuinginkan,  tak lain dan tak bukan
Diriku,  yang mungkin masih kau harapkan,  meski sekarang, telah hilang arah, tak tahu dimana harus berlabuh

Minggu, 19 Juni 2016

Suatu Ketika di Kala Subuh

Jangan kau hiraukan pagi datang melanda
Yang merayap perlahan merasuki ragamu
Biarkan saja cahanya memasuki sudut rumah
Relakan dinginnya yang kelam menyelimutimu

Karena kau sudah tak peduli

Lelahmu yang semalam masih membalutmu mesra
Penatmu yang tak kunjung hilang,  membelaimu mesra di setiap detiknya

Apakah masih harus bagimu untuk peduli
Jika kau tak tahu
Pagi ini kau masih bisa beranjak lagi
Menjejaki dunia
Mencari sepotong lauk
Untuk makan nanti malam